The Implementation of the Final and Legally Binding Court Decision in Civil Matters which Has Not Been Executed by the Provincial Government of DKI Jakarta as the Defendant

  • Sofian Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia
  • Richard C. Adam Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia
Keywords: Civil Court Decisions, Permanent Legal Force, Execution of Court Decisions, DKI Jakarta Provincial Government.

Abstract

This paper provides a template for preparing papers for electronic production of the International Journal of Science and Society. A well-prepared abstract enables the reader to identify the basic content of a document quickly and accurately, to determine its relevance to their interests, and thus to decide whether to read the document in its entirety. The Abstract should be informative and completely self-explanatory, provide a clear statement of the problem, the proposed approach or solution, and point out major findings and conclusions. The Abstract should be 100 to 200 words in length. The abstract should be written in the past tense. Standard nomenclature should be used and abbreviations should be avoided. No literature should be cited. The keyword list provides the opportunity to add keywords, used by the indexing and abstracting services, in addition to those already present in the title. Judicious use of keywords may increase the ease with which interested parties can locate our article.

References

Alfons, M. (2010). Implentasi Perlindungan Indikasi Geografis Atas Produk-Produk Masyarakat Lokal Dalam Prespektif Hak kekayaan Intelektual. Malang: Universitas Brawijaya.

Ali, A. (2002). Menguak Tabir Hukum (Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis). Jakarta: Toko Gunung Agung.

Ali, A. (2002). Menguak Tabir Hukum Suatu Kajian Filosofis Sosiologis. Jakarta: Gunung Agung.

Amin, S. M. (2009). Hukum Acara Pengadilan Negeri. Jakarta: Pradnya Paramita.

Amiruddin & Asikin, Z. (2004). Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Anshori, A. G. (2006). Filsafat Hukum. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Apeldoorn, V. (1995). Inleiding tot de Studie van het Nederlandse Recht. Zwolle: W.E.J. Tjeenk Willink.

Arief, B. N. (1998). Peradilan Perlindungan Korban Kejahatan Dalam Proses Pidana. Jurnal Hukum Pidana dan Kriminologi, I(I).

Asshiddiqie, J. (2008). Konstitusi & Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: KonPress.

Darmodihardjo, D. (2002). Pokok-Pokok Filsafat Hukum Apa dan Bagaimana Filsafat Hukum Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Dimyati, K., & Wardiono, K. (2004). Metode Penelitian Hukum. Surakarta: Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Fajar, N. D. M., & Achmad, Y. (2009). Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hadjon, P. M. (2005). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.

Hamzah, A. (2008). KUHP dan KUHAP. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamzah, A. (2008). Hukum Acara Pidana Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Hanif, N. (2007). Teori dan Praktik Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Harahap, Y. M. (2007). Ruang Lingkup Permasalahan Eksekusi Bidang Perdata. Jakarta: Sinar Grafika.

Harahap, M. Y. (2002). Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHP Penyidikan dan Penuntutan. Jakarta: Sinar Grafika.

Harahap, M. Y. (2007). Ruang Lingkup Permasalahan Eksekusi Bidang Perdata. Jakarta: Sinar Grafika.

Hidjaz, K. (2010). Efektivitas Penyelenggaraan Kewenangan dalam Sistem Pemerintahan Daerah di Indonesia. Makasar: Pustaka Refleksi.

Ibrahim, J. (2008). Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Surabaya: Bayumedia.

Ichsan, A. (1982). Hukum Perdata AB. Bandung: Alumni.

Kansil, C. S. T., Palandeng, E. R., & Palendeng, R. J. (2009). Kamus Istilah Hukum. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kelsen, H. (2011). General Theory of Law and State. Bandung: Nusa Media.

Kusumaatmadja, M. (tt). Fungsi dan Perkembangan Hukum dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Bina Cipta.

Machmudin, D. D. (2000). Pengantar Ilmu Hukum Sebuah Sketsa. Bandung: Refika Aditama.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2002). Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Pengadilan. Jakarta: MA.

Makarao, M. Y. (2009). Pokok-Pokok Hukum Acara Perdata. Jakarta: Rineka Cipta.

Marbun, S. F. (1997). Peradilan Administrasi Negara, dan Upaya Administrasi di Indonesia. Yogyakarta: Liberty.

Marzuki, P. M. (2008). Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Kencana.

Mertokusumo, S. (1991). Mengenal Hukum, Suatu Pengantar. Yogyakarta: Liberty.

Moeliono, T. (2006). Moralitas Profesi Hukum Suatu Tawaran Kerangka Berfikir. Bandung: Revika Aditama.

Muhammad, A. K. (1992). Hukum Perikatan. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Muljadi, K., & Widjaja, G. (2004). Perikatan yang Lahir dari Perjanjian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nugraha, G. S., & R. Maulina F. (2000). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Karima.

Nurmayani. (2009). Hukum Administrasi Daerah. Lampung: Universitas Lampung.

Otto, J. M. (2006). Moralitas Profesi Hukum Suatu Tawaran Kerangka Berfikir. Bandung: Revika Aditama.

Patrik, P. (1994). Dasar-dasar Hukum Perikatan. Bandung: Mandar Maju.

Radbruch, G. (2012). Tujuan Hukum. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Raharjo, S. (2000). Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Rasjidi, L., & Putra, I. B. W. (1993). Hukum Sebagai Suatu Sistem. Bandung: Remaja Rusdakarya.

Rato, D. (2010). Filsafat Hukum Mencari: Memahami dan Memahami Hukum. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.

Rawls, J. (2006). A Theory of Justice (Teori Keadilan), Dasar Dasar Fitsafat Politik Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Dalam Negara. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

Retnami, S. (2001). Sistem Pemerintahan Daerah di Indonesia. Jakarta: Kantor Menteri Negara Otonomi Daerah Republik Indonesia.

Ridwan. (2013). Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Salim, H. S. (2010). Perkembangan Teori Dalam Ilmu Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Satrio, J. (1995). Hukum Perikatan, Perikatan yang Lahir dari Perjanjian. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Setiawan, R. (1994). Pokok-pokok Hukum Perikatan. Bandung: Bina Cipta.

Shidarta. (2006). Moralitas Profesi Hukum Suatu Tawaran Kerangka Berfikir. Bandung: Revika Aditama.

Sinamo, N. (2009). Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Bumi Imtitama Sejahtera.

Soekanto, S. (2006). Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Universitas Indonesia.

Soeparmono. (2000). Hukum Acara Perdata dan Yurisprudensi. Bandung: Mandar Madju.

Sonata, D. L. (2015). Permasalahan Pelaksanaan Lelang Eksekusi Putusan Pengadilan Dalam Perkara Perdata dalam Praktik. Fiat Justisia, 6(2).

Subekti. (2014). Aneka Perjanjian. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Subekti. (2003). Pokok-Pokok Hukum Perdata, Pokok-pokok Hukum Perdata. Jakarta: Internusa.

Subekti, R. (2002). Hukum Perjanjian. Jakarta: Intermasa.

Sudiro, A. (2017). Pedoman Teknis Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Program Studi Magister Hukum, Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara. Jakarta: Untar.

Sunarno, S. (2008). Hukum Pemerintahan Daerah di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Syafiie, I. K. (2010). Pengantar Ilmu Pemerintahan. Jakarta: Refika Aditama.

Syahrani, R. (2000). Seluk-Beluk dan Asas-Asas Hukum Perdata. Bandung: Alumni.

Syahrani, R. (1999). Rangkuman Intisari Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Tanya, B. L., Simanjuntak, Y. N., & Hage, M. Y. (2010). Teori Hukum Strategi Tertib Manusia Lintas Ruang dan Generasi. Yogyakarta: Genta Publishing.

Ujan, A. A. (2009). Filsafat Hukum Membangun Hukum dan Membela Keadilan. Yogyakarta: Kanisius.

Wantu, F. M. (2011). Idee Des Recht (Kepastian Hukum, Keadilan, dan Kemanfaatan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wimbo, P. (2012). RPH, Strategi Jitu Meenangani Perkara Perdata Dalam Praktek Peradilan. Jakarta: Visi Media.

Published
2023-12-01
How to Cite
Sofian, & Adam, R. C. (2023). The Implementation of the Final and Legally Binding Court Decision in Civil Matters which Has Not Been Executed by the Provincial Government of DKI Jakarta as the Defendant. International Journal of Science and Society, 5(5), 799-824. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v5i5.946