Analysis of Incomplete Medical Record Filling in Indonesia
Abstract
Incomplete medical records are an obstacle in obtaining quality medical records. Using a literature review approach sourced from various journals and research in Indonesia, this study aims to obtain an overview of the interrelationships of multiple factors that influence the incomplete filling of medical records in hospitals in Indonesia. Based on the results of the study, it can be seen that there are two interrelated areas of improvement that need to be paid attention to by Health facilities in ensuring the quality of medical record recording, including areas for improving the quality of human resources (Man and Machine factors); quality standard compliance area (Method and Material Factors). The fulfillment of these two areas of improvement depends on the commitment of Health Facilities to prioritize the improvement of these two areas in the budget (money factor).
References
Andria, F. D., & Sugiarti, I. (2015). Tinjauan Penyediaan Dokumen Rekam Medis Di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 3(2).
Ayatollahi, H., Bath, P. A., & Goodacre, S. (2009). Paper-based versus computer-based records in the emergency department: Staff preferences, expectations, and concerns. Health Informatics Journal, 15(3), 199-211.
Budi, S. C. (2011). Manajemen unit kerja rekam medis. Yogyakarta: Quantum Sinergis Media, 96.
Cahyati, N. K., Rumpiati, R., & Rosita, A. (2018). Ketidaklengkapan Pengisian Formulir Resume Medis Section Caesaria Pasien Rawat Inap Di Ruang Bethlehem Periode Triwulan 1 2017 Di Rumah Ssakit Griya Waluya Ponorogo. Global Health Science, 3(4), 311-317.
Dewi, F. D., & Agustina, K. (2017). Analisis Sistem Pelayanan Rekam Medis Rawat Inap di RSUP Dr. Kariadi Semarang Tahun 2016. Jurnal Vokasi Indonesia, 5(2), 2017.
Endang, T., & Imelda Retna, W. Manajemen Informasi Kesehatan III Desain Formulir.
Fadhillah, H., Wahyati, E., & Sarwo, B. (2019). Pengaturan Tentang Tenaga Kesehatan Dalam Peraturan Perundang-Undangan Dan Azas Kepastian Hukum. SOEPRA, 5(1), 146-162.
Fauziah, U., & Sugiarti, I. (2014). Gambaran Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Ruang VII Triwulan IV Tahun 2013 Di Rumah Sakit Umum Daerah Tasikmalaya. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 2(1).
Handayani, T., Rustiyanto, E., & Markus, S. N. (2013). Evaluasi pelaksanaan sistem pelaporan rekam medis di klinik asri medical center. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 1(2).
Khanji, C., Schnitzer, M. E., Bareil, C., Perreault, S., & Lalonde, L. (2019). Concordance of care processes between medical records and patient self-administered questionnaires. BMC family practice, 20(1), 1-10.
Khasanah, Y. U., & Rosyidah, R. (2011). Perencanaan Sistem Rekam Medis Berdasarkan Input Dan Proses Di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Puskesmas Banguntapan Ii Kabupaten Bantul Tahun 2011. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Daulan, 5(1), 24938.
Lihawa, C., & Mansur, M. (2015). Faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian rekam medis dokter di ruang rawat inap RSI Unisma Malang. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(2), 119-123.
Mawarni, D., & RD, W. (2013). Identifikasi Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Identification of The Fulfilment of Medical Record Incompleteness in The Inpatient of Muhammadiyah Hospital Lamongan. Jurnal Administrasi Kesehatan, 1(2), 192-199.
Nugraheni, R. (2017). Analisis Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit X Kediri Jawa Timur. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan, 2(2), 169-175.
Nurhaidah, N., Harijanto, T., & Djauhari, T. (2016). Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 29(3), 258-264.
Pamungkas, F., & Hariyanto, T. (2015). Identifikasi ketidaklengkapan dokumen rekam medis rawat inap di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Jurnal kedokteran brawijaya, 28(2), 124-128.
Pourasghar, F., Malekafzali, H., Kazemi, A., Ellenius, J., & Fors, U. (2008). What they fill in today, may not be useful tomorrow: Lessons learned from studying Medical Records at the Women hospital in Tabriz, Iran. BMC public Health, 8(1), 1-7.
Riyantika, D. (2018). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Lembar Resume Medis Pasien Rawat Inap. Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(1), 69-73.
Sudra, R. (2016). Materi Pokok Rekam Medis.
Suhartina, I. (2019). Analisis Efektivitas SOP Pelaksanaan Penyimpanan Berkas Rekam Medis di Puskesmas Lawang. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 7(2), 128.
Swari, S. J., Alfiansyah, G., Wijayanti, R. A., & Kurniawati, R. D. (2019). Analisis Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap RSUP Dr. Kariadi Semarang. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 50-56.
Tola, K., Abebe, H., Gebremariam, Y., & Jikamo, B. (2017). Improving completeness of inpatient medical records in Menelik II referral hospital, Addis Ababa, Ethiopia. Advances in public health, 2017.
Ulfa, H. M. (2018). Analisis Unsur Manajemen dalam Pengolahan Rekam Medis di Rumah Sakit TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin. Kesmars, 1(1), 20-25.
Ulfa, S. N., & Widjaya, L. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap Dengan Menggunakan Diagram Fishbone di Rumah Sakit Pertamina Jaya Tahun 2017. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 5(1), 39-44.
Vahedi, H. S., Mirfakhrai, M., Vahidi, E., & Saeedi, M. (2018). Impact of an educational intervention on medical records documentation. World journal of emergency medicine, 9(2), 136.
Wajdi, M. F. (2017). Analisis Kepatuhan Dokter Dalam Mengisi Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Boyolali (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Wilson, G. F. (1905). A Clinical Chart For The Records Of Patients In Small Hospitals. Journal of the American Medical Association, 45(13), 920-921.
Wirajaya, M. K., & Nuraini, N. (2019). Faktor Faktor yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien pada Rumah Sakit di Indonesia. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 7(2), 165.
Copyright (c) 2022 International Journal of Science and Society

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)

.jpg)
.png)

.png)
.png)
.png)
1.png)

.jpg)



-modified.png)
-modified.png)


-modified.png)


